Vivo Vision Discovery Edition merupakan headset mixed-reality pertama dari Vivo. Perangkat ini bukan smartphone, tetapi kacamata pintar yang menggabungkan dunia nyata dan digital dalam satu tampilan. Peluncurannya jadi sinyal bahwa Vivo mulai serius masuk ke teknologi masa depan, tidak lagi hanya fokus pada ponsel.

Desain & Kenyamanan
Headset ini punya bobot sekitar 398 gram, tergolong ringan untuk kategori MR. Bentuknya kompak, dengan strap dan padding yang bisa disesuaikan, sehingga lebih stabil dan nyaman dipakai dalam durasi lama. Cocok untuk aktivitas yang butuh fokus tanpa merasa kepala terbebani.
Visual & Interaksi
Bagian layar menggunakan panel Micro-OLED dengan kualitas visual tinggi. Warna terlihat lebih lebar dan detail, membuat film, game, atau tampilan virtual terasa lebih hidup. Kontrolnya pun minim sentuhan sebagian besar mengandalkan gerakan tangan dan pelacakan mata. Cara penggunaan yang futuristik ini memberi pengalaman navigasi yang terasa lebih natural.
Fungsi & Kemampuan
Vivo Vision ini dibuat untuk beragam kebutuhan: nonton film seperti di layar besar pribadi, game immersive, hingga ruang kerja virtual tanpa monitor fisik. Perangkat ini bisa jadi jembatan menuju cara baru menikmati konten digital dan bekerja secara produktif.
Ketersediaan & Catatan
Saat ini perangkat masih lebih banyak tersedia dalam bentuk demo dan belum sepenuhnya rilis massal di semua wilayah. Jadi untuk sekarang, Vivo Vision lebih cocok dilihat sebagai “preview masa depan”, bukan produk konsumsi yang langsung bisa dimiliki banyak orang.
Baca juga Galaxy Buds Core Worth It di 2025? Ini Kelebihan & Kekurangannya
Vivo Vision Discovery Edition adalah langkah besar vivo dalam teknologi mixed reality. Desain ringan, visual tajam, dan kontrol intuitif membuatnya menjanjikan untuk hiburan maupun produktivitas. Meski belum bisa dimiliki luas sekarang, perangkat ini memberi gambaran jelas tentang arah perkembangan teknologi wearable ke depannya.
Untuk kamu yang sudah tidak sabar menunggu tren MR ini matang, sembari menunggu peluncuran resmi di Indonesia, mungkin justru bijak untuk mengoptimalkan perangkat yang sudah ada. Misalnya memilih iPhone bekas resmi di Proxy Phone Store Indonesia dengan performa stabil untuk mendukung aktivitas konten, gaming, dan kerja harian lebih realistis, lebih value, dan bisa langsung dipakai.


