Low Power Mode iPhone sering dianggap sebagai tombol ajaib untuk membuat baterai lebih awet. Tinggal aktifkan, ikon baterai berubah kuning, lalu berharap persentase baterai bergerak lebih lambat. Manusia memang menyukai solusi satu tombol.
Namun, sebenarnya ada banyak hal yang berubah ketika fitur ini aktif.
iPhone akan mengurangi atau membatasi sejumlah aktivitas yang membutuhkan daya agar baterai bisa bertahan lebih lama. Beberapa perubahan mungkin langsung terlihat, sementara sebagian lainnya bekerja di belakang layar.
Lalu, apa saja yang sebenarnya dilakukan iPhone ketika Low Power Mode diaktifkan?
Apa Itu Low Power Mode di iPhone?
Low Power Mode atau Mode Daya Rendah adalah fitur bawaan iPhone yang dirancang untuk mengurangi konsumsi energi ketika baterai mulai menipis.
Saat aktif, iPhone mengurangi penggunaan daya dengan membatasi beberapa fitur dan aktivitas tertentu. Tujuannya bukan membuat iPhone berhenti bekerja, melainkan mempertahankan fungsi penting seperti komunikasi, akses internet, pesan, dan penggunaan aplikasi sehari-hari. (Apple Support)
Pada iPhone 15 dan model yang lebih baru, pengaturannya berada di:
Pengaturan > Baterai > Mode Daya > Mode Daya Rendah
Sementara pada iPhone 14 dan generasi sebelumnya, kamu bisa menemukannya melalui Pengaturan > Baterai. Mode ini juga dapat ditambahkan ke Pusat Kontrol agar lebih cepat diaktifkan. (Apple Support)
Ketika aktif, ikon baterai di status bar berubah menjadi kuning.
Apa yang Berubah Saat Low Power Mode Aktif?
Inilah bagian yang sering tidak diketahui pengguna.
Low Power Mode tidak sekadar mengurangi performa iPhone secara keseluruhan. Sistem memilih beberapa aktivitas yang dapat dikurangi atau ditunda untuk menekan konsumsi energi.
Apple menyebut beberapa perubahan yang dapat terjadi ketika Mode Daya Rendah aktif. (Apple Support)
1. Aktivitas Aplikasi di Latar Belakang Dikurangi
Aplikasi tidak selalu berhenti bekerja ketika kamu keluar dari layar aplikasi.
Sebagian aplikasi masih dapat melakukan aktivitas tertentu di latar belakang, seperti memperbarui informasi atau mengambil data.
Saat Low Power Mode aktif, Segarkan App di Latar dinonaktifkan. Artinya, aktivitas pembaruan otomatis di latar belakang akan dibatasi. (Apple Support)
Dampaknya mungkin baru terasa ketika kamu membuka aplikasi.
Beberapa informasi bisa membutuhkan waktu lebih lama untuk diperbarui karena aplikasi tidak terus-menerus bekerja ketika tidak sedang digunakan.
2. Kecerahan Layar Bisa Berkurang
Layar merupakan salah satu komponen yang menggunakan energi cukup besar.
Karena itu, Low Power Mode dapat mengurangi kecerahan layar untuk membantu menghemat daya. (Apple Support)
Perubahannya mungkin tidak selalu terasa drastis.
Namun, ketika baterai sedang kritis, pengurangan konsumsi daya sekecil apa pun bisa membantu memperpanjang waktu penggunaan.
Kalau kamu merasa layar tiba-tiba sedikit lebih redup setelah mengaktifkan mode ini, bukan berarti layar iPhone sedang menyerah pada kehidupan.
Itu memang bagian dari cara sistem menghemat energi.
3. Refresh Rate ProMotion Dibatasi
Ini salah satu perubahan yang paling mungkin dirasakan pengguna iPhone dengan layar ProMotion.
Ketika Low Power Mode aktif, laju penyegaran layar dibatasi hingga 60 Hz pada model iPhone yang menggunakan ProMotion. (Apple Support)
Dalam penggunaan normal, 60 Hz sebenarnya masih cukup nyaman.
Namun, jika kamu terbiasa dengan scrolling pada refresh rate yang lebih tinggi, perbedaannya bisa terasa. Animasi dan gerakan di layar mungkin terlihat tidak sesmooth biasanya.
Jadi, kalau tiba-tiba scrolling terasa sedikit berbeda setelah mode hemat daya dinyalakan, ada alasan teknis di baliknya.
4. Beberapa Efek Visual Dimatikan
iPhone menggunakan berbagai efek visual untuk membuat antarmuka terasa lebih halus dan menarik.
Ketika Low Power Mode aktif, beberapa efek tersebut dapat dikurangi atau dinonaktifkan. Tujuannya sederhana, yaitu mengurangi pekerjaan yang tidak terlalu penting bagi fungsi utama perangkat. (Apple Support)
Kamu mungkin tidak langsung menyadarinya karena perubahan ini tidak mengganggu fungsi utama iPhone.
Tetapi sistem tetap bekerja lebih hemat di belakang layar.
5. Pengambilan Email Otomatis Dimatikan
Jika kamu menggunakan fitur pengambilan email otomatis, Low Power Mode dapat menonaktifkannya.
Artinya, iPhone tidak akan terus-menerus mengambil email baru berdasarkan jadwal yang biasanya digunakan. (Apple Support)
Untuk pengguna yang jarang menerima email penting, perubahan ini mungkin hampir tidak terasa.
Namun, bagi orang yang menunggu email pekerjaan sepanjang hari, pembaruan pesan bisa terasa lebih lambat.
Karena itu, penggunaan Low Power Mode sebaiknya disesuaikan dengan aktivitasmu.
6. Unduhan Otomatis Dihentikan
Low Power Mode juga dapat mematikan unduhan otomatis.
Ini termasuk aktivitas yang sebenarnya bisa ditunda sampai perangkat kembali menggunakan kondisi daya normal. (Apple Support)
Tujuannya adalah menghindari penggunaan baterai untuk pekerjaan yang tidak harus dilakukan saat itu juga.
Kalau kamu sedang kehabisan baterai dan tidak membutuhkan pembaruan atau unduhan otomatis, keputusan tersebut cukup masuk akal.
7. Foto iCloud Bisa Berhenti Disinkronkan Sementara
Sinkronisasi Foto iCloud juga dapat dijeda sementara ketika Low Power Mode aktif. (Apple Support)
Ini penting untuk diperhatikan jika kamu baru saja mengambil banyak foto dan berharap semuanya langsung muncul di perangkat Apple lain.
Sinkronisasi dapat dilanjutkan ketika kondisi perangkat kembali normal.
Jadi, kalau foto terbaru belum langsung muncul di perangkat lain, jangan langsung mengira iCloud sedang bermasalah.
Bisa jadi Mode Daya Rendah sedang menjalankan tugasnya.
Apakah Low Power Mode Membuat iPhone Jadi Lemot?
Jawabannya: bisa terasa lebih lambat pada beberapa aktivitas, tetapi bukan berarti iPhone tiba-tiba menjadi lambat secara keseluruhan.
Apple menjelaskan bahwa beberapa tugas dapat berjalan lebih lambat ketika Mode Daya Rendah aktif. Pada perangkat dengan ProMotion, misalnya, refresh rate dibatasi hingga 60 Hz. (Apple Support)
Artinya, perubahan yang dirasakan akan bergantung pada apa yang sedang kamu lakukan.
Kalau hanya membaca pesan, membuka browser, atau membalas chat, perbedaannya mungkin kecil.
Tetapi jika kamu terbiasa dengan animasi yang sangat halus atau menggunakan perangkat untuk aktivitas yang membutuhkan performa tinggi, perbedaannya bisa lebih terasa.
Apakah Low Power Mode Mengurangi Kualitas Kamera?
Tidak perlu khawatir.
Low Power Mode bukan fitur yang dirancang untuk membuat hasil foto menjadi lebih buruk.
Fokus utamanya adalah mengurangi konsumsi energi dari aktivitas dan fitur tertentu, bukan menurunkan kualitas foto secara permanen.
Namun, seperti biasa, kemampuan kamera tetap bergantung pada model iPhone yang digunakan.
Jadi jangan berharap iPhone lama berubah menjadi kamera profesional hanya karena Mode Daya Rendah dimatikan. Begitu juga sebaliknya.
Kapan Sebaiknya Menggunakan Low Power Mode?
Tidak ada aturan bahwa fitur ini hanya boleh digunakan ketika baterai tinggal 20 persen.
Kamu bisa mengaktifkannya kapan pun merasa membutuhkan tambahan waktu penggunaan.
Mode ini sangat berguna dalam beberapa situasi.
Saat Baterai Tinggal Sedikit
Ini penggunaan yang paling jelas.
Kalau baterai sudah rendah dan kamu masih harus menggunakan iPhone selama beberapa jam, Low Power Mode dapat membantu memperpanjang waktu pemakaian.
Saat Sulit Menemukan Charger
Sedang bepergian, naik kendaraan, mendaki, atau berada di tempat yang jauh dari sumber listrik?
Mengurangi konsumsi daya bisa menjadi keputusan yang masuk akal.
Saat Menunggu Hal Penting
Misalnya kamu sedang menunggu panggilan, pesan, atau informasi penting tetapi tidak terus-menerus menggunakan iPhone.
Mengurangi aktivitas latar belakang dapat membantu perangkat bertahan lebih lama.
Saat Ingin Menghemat Baterai untuk Aktivitas Tertentu
Kamu juga bisa mengaktifkannya sementara.
Misalnya, baterai tinggal 40 persen tetapi kamu tahu masih harus menggunakan iPhone sampai malam.
Tidak ada salahnya mengurangi beberapa aktivitas yang tidak terlalu penting sejak awal.
Kapan Sebaiknya Tidak Menggunakannya?
Low Power Mode juga bukan sesuatu yang harus selalu aktif.
Kalau baterai masih cukup dan kamu membutuhkan performa serta fitur secara maksimal, kamu mungkin tidak perlu menggunakannya.
Misalnya ketika:
- bermain game
- melakukan pekerjaan berat
- mengedit video
- mengunduh banyak file
- membutuhkan sinkronisasi data secara cepat
- ingin menggunakan refresh rate maksimal pada layar ProMotion
Dalam situasi tersebut, beberapa pembatasan Low Power Mode justru bisa terasa mengganggu.
Apakah Low Power Mode Merusak Baterai?
Tidak.
Mengaktifkan Low Power Mode bukan berarti kamu sedang memberikan perlakuan buruk kepada baterai.
Fitur ini memang disediakan Apple untuk membantu mengurangi konsumsi energi perangkat. Ketika daya iPhone sudah terisi 80 persen atau lebih, Low Power Mode akan mati secara otomatis. (Apple Support)
Jadi, kamu tidak perlu takut menggunakannya ketika diperlukan.
Yang lebih penting untuk kesehatan baterai dalam jangka panjang adalah memperhatikan suhu perangkat, kebiasaan pengisian daya, dan kondisi baterai secara keseluruhan.
Low Power Mode Beda dengan Daya Adaptif
Pada iPhone yang mendukung iOS 26, Apple juga memiliki fitur Daya Adaptif.
Keduanya memang sama-sama bertujuan membantu memperpanjang masa pakai baterai, tetapi cara kerjanya berbeda.
Low Power Mode diaktifkan secara manual dan langsung menerapkan sejumlah penghematan daya.
Sementara itu, Daya Adaptif bekerja di latar belakang untuk menyesuaikan penggunaan daya berdasarkan pola penggunaan perangkat. Pada perangkat yang didukung, fitur tersebut bahkan dapat menyalakan Low Power Mode secara otomatis ketika baterai mencapai 20 persen. (Apple Support)
Daya Adaptif tersedia pada perangkat tertentu, termasuk jajaran iPhone 17, iPhone Air, beberapa model iPhone 16, serta iPhone 15 Pro dan 15 Pro Max. (Apple Support)
Jadi, jangan menyamakan kedua fitur tersebut hanya karena namanya sama-sama berkaitan dengan baterai.
Apakah Low Power Mode Bisa Membuat Baterai Lebih Awet?
Ada dua arti kata “awet” yang perlu dibedakan.
Jika yang dimaksud adalah baterai bertahan lebih lama dalam satu kali pengisian, jawabannya memang iya. Itulah tujuan utama Low Power Mode.
Tetapi jika yang dimaksud adalah membuat kesehatan baterai bertahan lebih lama selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun, Low Power Mode bukan solusi utama untuk itu.
Kesehatan baterai dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk usia kimia baterai, pola penggunaan, dan suhu.
Karena itu, jangan menganggap Low Power Mode sebagai obat mujarab untuk baterai yang sudah tua.
Kalau kapasitas baterai memang sudah menurun drastis, mengaktifkan mode hemat daya tidak akan membuat sel baterainya kembali muda. Sayangnya, iPhone belum menyediakan tombol “balik ke umur 20 tahun”.
Bagaimana Cara Menyalakan Low Power Mode?
Caranya cukup sederhana.
Untuk iPhone 15 dan model lebih baru:
Pengaturan > Baterai > Mode Daya > Mode Daya Rendah
Untuk iPhone 14 dan model sebelumnya:
Pengaturan > Baterai > Mode Daya Rendah
Kamu juga dapat menambahkan tombolnya ke Pusat Kontrol agar bisa mengaktifkan fitur tersebut dengan lebih cepat. (Apple Support)
Ketika aktif, ikon baterai akan berubah menjadi kuning.
Setelah baterai terisi hingga 80 persen atau lebih, fitur tersebut akan mati secara otomatis.
Kesimpulan
Low Power Mode iPhone sebenarnya bekerja dengan cara yang cukup sederhana tetapi efektif. iPhone mengurangi konsumsi daya dengan membatasi berbagai aktivitas yang tidak terlalu penting, seperti penyegaran aplikasi di latar belakang, unduhan otomatis, pengambilan email, sinkronisasi Foto iCloud, beberapa efek visual, dan kecerahan layar. Pada iPhone dengan ProMotion, refresh rate juga dibatasi hingga 60 Hz. (Apple Support)
Fitur ini sangat berguna ketika baterai mulai menipis, kamu sedang bepergian, atau masih membutuhkan iPhone selama beberapa jam tanpa akses ke charger.
Namun, Low Power Mode bukan berarti iPhone harus selalu digunakan dalam kondisi hemat daya. Ketika kamu membutuhkan performa maksimal, sinkronisasi cepat, atau pengalaman layar yang lebih halus, mode normal tetap lebih sesuai.
Kalau iPhone yang kamu gunakan sekarang mulai terasa tidak cukup untuk kebutuhan sehari-hari, masalahnya mungkin bukan hanya soal baterai.
Bisa jadi sudah waktunya mempertimbangkan perangkat dengan kapasitas baterai, performa, atau fitur yang lebih sesuai.
Proxy Phone Store menyediakan berbagai pilihan smartphone dan iPhone bekas resmi yang telah melalui proses pengecekan sebelum dijual. Kamu bisa memilih perangkat berdasarkan kebutuhan dan budget, tanpa harus selalu mengejar model paling baru.
Karena membeli iPhone bukan soal siapa yang punya seri terbaru.
Yang lebih penting adalah mendapatkan perangkat yang masih nyaman digunakan, sesuai kebutuhan, dan masuk akal untuk kondisi kantong. Teknologi sudah cukup mahal tanpa perlu ditambah keputusan belanja yang tidak perlu.

